KUNINGAN — Pemerintah Kabupaten Kuningan secara resmi mengumumkan rangkaian kegiatan perayaan Hari Jadi ke-528 Kuningan Tahun 2026. Mengusung semangat kebersamaan dan pelestarian kearifan lokal, perayaan tahun ini dikemas dalam bentuk pesta rakyat marathon yang berlangsung sejak awal Agustus hingga pertengahan September 2026.
Kemeriahan perayaan dimulai sejak Sabtu, 1 Agustus 2026, yang ditandai dengan pembukaan resmi serta laga perdana Turnamen Sepakbola Bupati Cup di Stadion Mashud Wisnusaputra. Turnamen olahraga bergengsi tingkat kabupaten ini dijadwalkan bakal mencapai puncaknya pada laga final yang digelar di stadion yang sama pada Selasa, 1 September 2026 petang.
- Akselerasi UMKM Kuningan Go Digital, Mahasiswa IPB Fasilitasi QRIS dan Google Maps
- Berburu Motor Murah Mulai Rp 1 Jutaan di Lelang Kejari Kuningan, Begini Jaminan Pengurusan STNK-nya
- Bersama Mahasiswa KKN Unisa, Politisi Gerindra Sri Laelasari Gencarkan Edukasi Cegah HIV dan Lindungi Pelajar Kuningan
- Siswa SD Desa Puncak Mulai Kenal AI, Mahasiswa IPB University Gelar Edukasi Digital hingga Keuangan
- Sisi Lain Viral Wisata Curug Bebedahan Kuningan: Berpotensi Besar, Namun Minim Anggaran
Memasuki pertengahan bulan Agustus, Pemerintah Kabupaten Kuningan memfokuskan kegiatan pada pemeliharaan nilai sejarah, kepedulian sosial, serta kegiatan keagamaan.
Pada Jumat, 21 Agustus 2026, digelar aksi gotong royong pemeliharaan makam leluhur melalui gerakan Gema SAUMIMA (Gerakan Bersama Sauyunan Miara Makam) yang dilaksanakan serentak di enam kawasan makam bersejarah, meliputi Makam Gede, Cigugur, Winduhaji, Cikaso, Luragung, dan Ciwaru.
Suasana religius semakin kental menyelimuti Kota Kuda jelang penghujung Agustus. Warga diajak bersholawat dan berdoa bersama dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Istighosah dan Tabligh Akbar di Masjid Syi’arul Islam pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Selanjutnya pada Senin, 31 Agustus 2026, jajaran pemerintah daerah dan masyarakat melaksanakan Haul Syekh Maulana Akbar serta ziarah ke makam para leluhur Kuningan hingga Sunan Gunung Djati di Cirebon.
Puncak peringatan secara administratif akan diawali dengan Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Kuningan pada Selasa, 1 September 2026 pagi.
Setelah sidang paripurna dan laga final sepak bola, rangkaian perayaan berlanjut dengan festival kuliner malam bertajuk Ciremai Coffee Culture “Melesat Bersama Aroma Kopi” yang berlangsung selama lima hari penuh, 1 hingga 5 September 2026, setiap pukul 19.00 WIB di Pandapa Paramarta.
Sisi sosial kemasyarakatan juga disentuh melalui program Khitanan Massal gratis bagi warga yang diselenggarakan di RSUD Linggajati pada Kamis, 3 September 2026. Dua hari berselang, Sabtu, 5 September 2026, masyarakat dapat menyaksikan prosesi adat yang paling dinantikan, yaitu Seba Sapton dan tradisi syukur Babarit di sekitar Pendopo dan sepanjang Jalan Siliwangi Purwawinangun.
Bagi pencinta gaya hidup sehat, ajang lari Melesat Run 2026 siap digelar pada Minggu, 6 September 2026 pagi berpusat di Pandapa Paramarta. Tidak hanya berpusat di perkotaan, Pemkab Kuningan juga menggelar program pemanduan lapangan Bupati Saba Lembur pada Selasa dan Kamis, 8 dan 10 September 2026, dengan mengunjungi warga di Desa Mandirancan dan Desa Subang.
Sebagai pamungkas seluruh rangkaian perayaan, Karnaval Budaya spektakuler akan menyemarakkan sepanjang Jalan Siliwangi Purwawinangun pada Sabtu, 12 September 2026 mulai pukul 19.00 WIB. Pesta parade seni malam hari ini diproyeksikan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan lokal maupun luar daerah, sekaligus menutup pesta rakyat Hari Jadi ke-528 Kuningan tahun ini. (Nars)

